Lepaskanlah, maka semoga yang lebih baik akan datang.
Lepaskanlah, maka semoga suasana hati akan lebih ringan.
Lepaskanlah, maka semoga kita menyadari tidak ada sesuatu yang sesungguhnya kita miliki.
— tere liye (via khairuni)
Lepaskanlah, maka semoga yang lebih baik akan datang.
Lepaskanlah, maka semoga suasana hati akan lebih ringan.
Lepaskanlah, maka semoga kita menyadari tidak ada sesuatu yang sesungguhnya kita miliki.
— tere liye (via khairuni)
makrab #2
Industri 35-06 :’)
merumput #2
merumput #1
itu tuh ibarat ada cewek lagi mabok terus bilang “fuck me, ham.. fuck me”, lalu dengan tampang innocent si ilham execute that bitch :))
— #hiburansore
Anonymous asked: Hallo Agung. Saya suka sekali Tumblr kamu, sangat suka. :)
yuhuu sangat terimakasih juga :)
Anonymous asked: assalamualaikum agung :) Tumblr kamu ini benar-benar keren, saya suka sekali, bahasanya ringan tapi inspiring banget. baca dari page 68 sampai 1 pun tidak terasa saking asiknya. Terus berkarya ya gung ;-)
okee terimakasih ya :)
Sam : One day you are going to meet someone special
Ben : How will I know if she's the one?
Sam : She's not the one, no-one's the one.
Ben : .. ?
Sam : you make her the one.
Anonymous asked: Agung, Asalamualaikum. Kamu asalnya darimana ya Gung? Kok kenal sama Alghifari Aprian? Dia temen SMA aku. Kebetulan aku suka baca blog kamu, bagus :) Maaf ya kalo terlalu penasaran hehe.
Waalaikumsalam, aku dari Bandung. Kenal Giri waktu SD, dia temen SD aku waktu masih di Sidoarjo :)
Gimana ya? Paling dari kitanya sendiri sih. Soalnya untuk masalah kereta udah diatur sama pihak stasiunnya.
Pertama jelas kita harus tau tujuan kita kemana. Kalau nggak tau tujuannya gimana mau tau kereta yang mana yang untuk kita?
Kedua, menunggu di stasiun yang tepat dengan waktu yang tepat juga. Jangan lupa kita harus siap-siap juga, tiket dan barang-barang. Nggak semua kereta berhenti lama di stasiun kita, kalau kita belum siap, bisa ditinggal deh.
Kalau sudah semua tapi belum ada kereta yang untuk kita, mungkin bisa ganti tujuannya. Bisa jadi tujuan yang kita mau sebelumnya terlalu jauh, jadi nggak ada satu trayek pun yang melayani. Atau mungkin, kita memang harus naik beberapa kereta yang berbeda lalu berhenti disebuah stasiun untuk menyambut kereta terakhir menuju tujuan kita :D
kata orang, kereta yang tidak berhenti di stasiun dimana kita berdiri, berarti bukan kereta untuk kita. Ngapain harus dikejar-kejar kalau memang bukan untuk kita?
Anonymous asked: itu apaan lah fotonya, kesel gitu so sweet. envvyyyyyyyy :3 =))
=))