saya : kak, ajarin 3D dong.
kak taufiq : hmm boleh.. install aja dulu softwarenya
saya : okay, terus?
kak taufiq : cari di google tutorialnya
saya : ...
saya : kak, ajarin 3D dong.
kak taufiq : hmm boleh.. install aja dulu softwarenya
saya : okay, terus?
kak taufiq : cari di google tutorialnya
saya : ...
Dan bila takdirnya kita bersama, pastilah Allah kan menyatukan kita
— (via senyumkecil)
(via putricantika)
sabar bukan soal berapa lama kamu menunggu, namun apakah kamu setia saat menunggu.
— (via aanmansyur)
(via putricantika)
Saya akan seperti dia, nanti, ketika ujian skripsi.
wah selamat ulang tahun yaaa tante calon ibu mertuaa :**
— Naila Rahmatillah, ketika saya bilang kalau mama hari ini ulang tahun
menurut saya, ketika seseorang berkata “dia pasti butuh perhatian” itu tidak sepenuhnya benar. karena tidak semua orang butuh perhatian, apalagi perhatian yang berlebih. Seperti saya.
Saya tidak butuh perhatian yang berlebih, justru perhatian yang berlebih membuat saya kesal. Jika kebanyakan orang ingin berbaris di depan untuk mendapatkan perhatian, maka saya akan berebut tempat di baris ke sekian. Saya benci diperhatikan. Apalagi perhatian yang dibuat-buat. Cih.
I remember freshman year, I stayed up until TEN finishing my research paper and thought it was so late. Oh my, those were the days.
Entahlah, saya sudah minta maaf berkali-kali tapi masih ada yang mengganjal di dada. Masih ada awan panas di dada. Padahal menurut saya nggak gede-gede banget deh kesalahan saya sama beliau, Pak Farid.
Jadi beliau ini adalah orang Navcore, pertemuan pertama memang kurang baik, ketika kak awwal dan kak nisa dan siapapun nggak ada yang bisa, saya cabut dari kelas fisika lalu melaju kencang ke pasir kaliki.
Saya perkirakan pukul 11 siang sampai di lokasi (karena memang instruksi kak awwal saya harus sampai di lokasi jam segitu), lalu quick-meeting dengan beliau, lalu setengah 12 saya sudah bisa pergi lagi ke kampus, kuis. Kenyataannya, pukul 11 saya sampai di lokas, dan sampai pukul setengah 12 saya masih bengong. Saya mulai emosi dengan semuanya, dengan kak awwal, dengan pak farid, dan semuanya.
Akhirnya saya kontak mereka-mereka itu dengan emosi yang masih tinggi, bahkan pak farid sepertinya juga ikutan emosi ketika saya telpon, karena ternyata beliau sedang rapat. Ah, anjirlah pokoknya.
Setengah jam lagi kuis dimulai, dan saya masih bengong. Akhirnya muncul pak Farid, saya dibawa ke tempat makan, tanpa basa basi saya todong pak farid dengan pertanyaan yang cepat dan singkat. Saya tolak tawaran makan siangnya. Untungnya beliau ngerti kalau saya sedang buru-buru.
Dua puluh menit lagi kuis dimulai, dan saya kebut-kebutan di jalan. Alhamdulillah cuma telat lima menit.
-
Saat itu saya sedang berada di bis berukuran besar, kapasitas 52 orang. Tapi lihat, penumpangnya hanya 5 orang. Bis yang disediakan microsoft ini mubazir. Dan Pak Farid menelpon saya dengan nada yang agak tinggi sekaligus kecewa. Ya, saya salah pak, maaf.
-
Siang itu saya masih di jogja, tepatnya di sentra oleh-oleh khas jogja, sampai akhirnya saya putuskan untuk menemui Pak Farid yang juga sedang berbelanja, dan memberanikan diri untuk meminta maaf sekaligus mengklarifikasi semuanya, seorang diri. Iya pak, maaf, saya salah, maaf banget. Namun tidak ada ekspresi marah atau kesal dari wajah beliau, nada tinggi pun tak ada. Justru beliau menepuk-nepuk pundak saya, sambil berkali-kali mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja. Dan beliau juga menanyakan bagaimana acaranya? apakah ada dari kami yang menang? Dan, sebuah kalimat penutup, kamu masih tahun pertama kan? Nggak apa-apa, lain kali lebih dipersiapkan lagi, ya. Terima kasih, Pak Farid.
Mungkin akan beda ceritanya kalau saat itu beliau memarahi saya, membentak saya, dan menceramahi saya. Mungkin tidak akan ada lagi perasaan bersalah ini. Mungkin akan beda.
aylaugh asked: Iyaa terimakasih :) selamat juga jd audience yaa. aku gak ngeuh pas pertama peserta masuk kaya diliatin orang, eh agung ya? yg pake kacamata item trus bawa slr kan? asalnya mau nyapa tapi takut dikira sok kenal hahaha
Iyaa, aku lupa kamu volunteer. Aku baru ngeh pas motret kertas-kertas imajinasi yang ditempel di miniatur indonesia itu, pas aku lihat hasil fotonya, aku zoom, ada nama kamu, danu ayla. Not sure kalau itu ayla kamu atau bukan, tapi aku jadi inget kalau kamu volunteer. Terus aku berusaha mengenali satu demi satu volunteer, siapa tau itu kamu haha
Sayang sekali aku nggak tau kamu yang mana, dan kenapa nggak di sapa aja, padahal kan lumayan, pertemuan pertama dengan teman dari tumblr haha
itu yang di kanan bukan anak jalanan, itu temen saya, bagus :)) terus yang disebelahnya itu dimas anggoro. Nggak tau kenapa ini bagus banget fotonya, bercerita gitu :))
Untuk kalian yang lama bercinta dengan koding dan layar monitor, atau dengan hitungan fisika lengkap dengan komponen elektronikanya. Saya tahu, mungkin sudah ribuan sore kalian lewatkan di kampus ITTelkom. Tapi saya pun berani jamin hanya segilintir orang saja yang bisa menikmati sore seperti ini. So, keluarlah. Nikmati sore kalian. Selakan waktu sejenak untuk mensyukuri betapa agungnya anugrah Allah dalam menciptakan sepasang mata hingga kalian bisa menikmati lukisan sore dari balik kota tua ini. (via taufiknoor)
Blood Type : B
Salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) favorit di IT Telkom dengan jumlah peminat terbanyak tiap tahun dimulai dengan 250-300 peserta Open Mind, 100++ jumlah pendaftar, namun yang diterima hanya 15-17 orang. ProClub merupakan UKM bidang penalaran dan keprofesian yang memiliki tujuan untuk…